Wuaedam Nonmelius Buam Veteres, Kuaedam Relicta

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!melius quam Pyrrho; Ergo in gubernando nihil, in officio plurimum interest, quo in genere peccetur. Scio enim esse quosdam, qui quavis lingua philosophari possint; Amicitiam autem adhibendam esse censent, quia sit ex eo genere, quae prosunt. Sed residamus, inquit, si placet. Quis enim potest ea, quae probabilia videantur ei, non probare? Duo Reges: constructio interrete. Sed tu istuc dixti bene Latine, parum plane.

An potest, inquit ille, quicquam esse suavius quam nihil dolere? Contemnit enim disserendi elegantiam, confuse loquitur. An est aliquid per se ipsum flagitiosum, etiamsi nulla comitetur infamia? Ab hoc autem quaedam non melius quam veteres, quaedam omnino relicta.

Quia dolori non voluptas contraria est, sed doloris privatio. Omnia contraria, quos etiam insanos esse vultis. Quid Zeno? An vero displicuit ea, quae tributa est animi virtutibus tanta praestantia? Primum cur ista res digna odio est, nisi quod est turpis? Ad eas enim res ab Epicuro praecepta dantur. Quicquid enim a sapientia proficiscitur, id continuo debet expletum esse omnibus suis partibus; Ut optime, secundum naturam affectum esse possit.

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!melius quam Pyrrho; Ergo in gubernando nihil, in officio plurimum interest, quo in genere peccetur. Scio enim esse quosdam, qui quavis lingua philosophari possint; Amicitiam autem adhibendam esse censent, quia sit ex eo genere, quae prosunt. Sed residamus, inquit, si placet. Quis enim potest ea, quae probabilia videantur ei, non probare? Duo Reges: constructio interrete. Sed tu istuc dixti bene Latine, parum plane.

An potest, inquit ille, quicquam esse suavius quam nihil dolere? Contemnit enim disserendi elegantiam, confuse loquitur. An est aliquid per se ipsum flagitiosum, etiamsi nulla comitetur infamia? Ab hoc autem quaedam non melius quam veteres, quaedam omnino relicta.

Quia dolori non voluptas contraria est, sed doloris privatio. Omnia contraria, quos etiam insanos esse vultis. Quid Zeno? An vero displicuit ea, quae tributa est animi virtutibus tanta praestantia? Primum cur ista res digna odio est, nisi quod est turpis? Ad eas enim res ab Epicuro praecepta dantur. Quicquid enim a sapientia proficiscitur, id continuo debet expletum esse omnibus suis partibus; Ut optime, secundum naturam affectum esse possit.

ANESSKA Berprestasi kembali

ANESKKA kembali mendapatkan sang maestronya lagi, selamat kepada siswa-siswa peraih juara baik di tingkat kabupaten maupun tingkat nasional. Jadikan ini sebagai modal kalian untuk terus meraih kesuksesan yang lebih baik lagi.

 

Bravo untuk kalian:

  1. Wisnu Praja R
    Sebagai Juara 3 Pencak Silat Seni Tunggal, Virtual tingkat Nasional
  2. Khoirul Anam
    Sebagai Juara 2 KSN SAINS, tingkat Kabupaten
  3. Junian
    Juara Harapan 2, Karate perorangan, tingkat Kabupaten

 

Teruslah berkarya untuk diri kalian sendiri dan juga untuk sekolah tercinta kita ANESSKA.

Memanfaatkan Limbah Daur Ulang

Siswa SMPN 1 KARAS membuat karya dengan memanfaatkan limbah daur ulang dari bekas gelas minuman dan juga kaleng cat.

Dari bekas gelas minuman bisa dimanfaatkan untuk membuat tempat tisu yang sangat indah.

Dari bekas kaleng cat dimanfaatkan untuk membuat pot bunga yang tak kalah cantiknya.

Semua dilakukan demi menunjang keberhasilan sekolah adiwiyata propinsi.

 

Menuju Sekolah Adiwiyata Propinsi

Pengertian ADIWIYATA

 Kata Adiwiyata berasal dari kata Sansekerta ADI dan WIYATA. Adi mempunyai makna: besar, agung, baik, ideal atau sempurna, sedangkan Wiyata bermakna : tempat dimana seseorang mendapatkan ilmu pengetahuan, norma, etika dalam berkehidupan sosial. Jika secara keseluruhan, ADIWIYATA mempunyai pengertian atau makna: tempat yang baik dan ideal dimana dapat diperoleh segala ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup dan menuju kepada cita-cita pembangunan berkelanjutan.

Program Adiwiyata adalah:

salah satu program Kementrian Lingkungan Hidup dalam rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Dalam program ini diharapkan setiap warga sekolah ikut terlibat dalam kegiatan sekolah menuju lingkungan yang sehat serta menghindari dampak lingkungan yang negatif.

Tujuan Program Adiwiyata adalah:

menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah untuk menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah, sehingga di kemudian hari warga sekolah tersebut dapat turut bertanggung jawab dalam upaya penyelamatan lingkungan bagi sekolah dasar dan menengah di Indonesia. Program Adiwiyata harus berdasarkan norma-norma Kebersamaan, Keterbukaan, Kejujuran, Keadilan, dan Kelestarian Fungsi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam.

Prinsip Program Adiwiyata:

Partisipasif      :  komunitas sekolah terlibat dalam menajamen sekolah yang meliputi  keseluruhan proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi sesuai tanggung jawab.

Berkelanjutan  :  Seluruh kegiatan harus dilakukan secara terencana dan terus menerus secara komprehensif.

Keuntungan yang diperoleh Sekolah Adiwiyata:

Meningkatkan efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan operasional sekolah dan penggunaan berbagai sumber daya.

Meningkatkan penghematan sumber daya dan energi.

Meningkatkan kondisi belajar mengajar yang lebih nyaman dan kondusif semua warga sekolah.

Menciptakan kondisi kebersamaan bagi semua warga sekolah.

Meningkatkan upaya menghindari berbagai resiko dampak lingkungan negatif di masa yang akan datang.

Menjadi tempat pembelajaran bagi generasi muda tentang nilai-nilai pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan benar.

Mendapatkan program Adiwiyata.

SMP Negeri 1 Karas saat ini sedang berbenah untuk menuju Sekolah Adiwiyata Tingkat Propinsi. Semoga jerih payah kita semua mendapat hasil maksimal… SEMANGAT